Pernah kepikiran gak sih kalau badan anak kecil susah gemuk itu bisa aja karena cacingan? Apalagi kalau kurus, tapi perutnya buncit. Kemudian berat badan gak naik meskipun punya nafsu makan yang baik, dan badan terasa letih. Kalau memang terindikasi cacingan, sebaiknya konsumsi konvermex sebagai obat cacing yang tepat untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Sedikit cerita flashback. Jujur ya, aku dari kecil emang kurus sampai SMP. Jadi badanku emang belum bisa gemuk. Aku lupa pas aku kecil mamahku ngasih obat cacingnya pas kapan aja, teratur atau engga. Dan dulu, namanya anak-anak pasti mainannya seneng sama kotor-kotoran, panas-panasan, gak pake sendal. Pas masih anak-anak, kita  berada di fase pengen eksplor apapun yang ada di sekelilingnya.

Nah, pas SMA kelas 1 badan aku jadi gemuk bisa sampai 50 kg dengan tinggi badan waktu itu 156 cm. Menurutku, lumayan gemuk ya pada saat itu. Badanku gemuk bertahan sampai aku kuliah semester 3. Setelah itu, berat badanku balik lagi ke awal dan susah banget naikinnya.

Sebenernya banyak faktor yang menyebabkan kita susah naikin berat badan seiring dengan pola hidup kita. Beberapa faktor itu misalnya karena metabolisme tubuh kita cenderung lebih cepat, karena faktor genetik, atau bahkan kita terindikasi cacingan. Jangan salah, cacingan juga dapat menyebabkan stunting karena penyerapan gizi dan nutrisi yang tidak optimal yang diakibatkan oleh cacing di tubuh.

Lho, kok bisa sih kita sebagai orang dewasa kena cacingan? Bisa aja kalau pola hidup kita kurang dijaga. Inilah penyebab cacingan yang sering tidak disadari oleh orang dewasa. Dan gak usah khawatir, karena Konvermex sebagai obat cacing yang tepat punya solusi membantu mencegahnya. Nah ini beberapa faktor penyebab cacingan yang dialami orang dewasa :

  • Sering mengonsumsi daging mentah atau daging setengah matang

Sebaiknya hindari memasak daging yang kurang matang, entah itu daging ayam, daging sapi, daging ikan, atau daging apapun yang kita konsumsi sebaiknya dimasak secara matang. Karena bisa aja cacing atau telur cacing yang tidak kasat mata ada di dalam daging-dagingan yang kita konsumsi.

  • Mengkonsumsi buah dan sayur tanpa pencucian yang bersih

Buah dan sayur yang kita konsumsi sebaiknya dicuci bersih. Selain terhindari dari bakteri dan kuman, juga terhindar dari cacing atau telur cacing yang seringnya tak kasat mata.

  • Kurang berhati-hati dalam memilih makanan dan jajanan yang dikonsumsi

Sebaiknya jajanan dan makanan yang higenis. Apalagi pada saat pandemi seperti sekarang ya, sudah banyak penjual makanan dan jajanan yang sudah memperhatikan protokol kesehatan. Jangan lupa cuci tangan selalu ya, apalagi sebelum mengkonsumsi makanan.

  • Pakaian yang telah dipakai tidak dicuci bahkan dipakai berulang kali

Hayooo, siapa nih yang masih punya kebiasaan memakai pakaian yang belum dicuci? Sebaiknya hindari memakai pakaian yang belum dicuci. Bahkan ketika kita beli baju baru sekalipun, sebaiknya dicuci dulu ya sebelum dipakai. Selain untuk menghindari bahan kimianya, juga menghindari bakteri, kuman, dan telur cacing.

  • Sering bepergian tidak memakai alas kaki dan lingkungan kumuh

Nah buat yang suka nyeker di tanah tanpa alas kaki dan sering berada di lingkungan yang kumuh sebaiknya dipertimbangkan. Apalagi kalau keadannya becek dan kumuh, ada cacing lho. Sttttt… sudah mulai musim hujan. Pakailah alas kaki yang nyaman yaa.

  • Menyentuh benda yang terkontaminasi telur cacing

Sebagai orang dewasa, kita seringkali menggunakan dan menyentuh benda atau fasilitas umum kemudian lupa mencuci tangan dengan bersih. Misalnya ya, kita menggunakan toilet umum. Gak bisa kita pungkiri kalau toilet memang gudangnya bakteri dan bisa saja ada telur cacing dari orang yang terinfeksi cacingan masih tertinggal di sana. Makanya sebisa mungkin kita cuci bersih toilet yang telah kita gunakan dan jangan lupa cuci tangan.

  • Konsumsi air mentah

Konsumsi air mentah yang tidak higenis dan telah terkontaminasi telur cacing juga bahaya. Sebaiknya perhatikan air yang kita konsumsi, baik untuk minum, masak, ataupun untuk MCK.

Itulah beberapa penyebab cacingan yang sering tidak disadari dan orang dewasa. Mulai sekarang yuk perbaiki pola hidup kita. Hati-hati cacingan juga dapat menyebabkan stunting karena penyerapan gizi dan nutrisi yang tidak optimal. Jangan khawatir karena bisa dicegah melalui pengobatan yang tepat dengan konsumsi obat cacing Konvermex.

Konvermex sebagai obat cacing keluarga yang bisa dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak dengan rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali.

Konvermex merupakan obat cacing keluarga yang mengandung bahan aktif pirantel pamoat yang dapat bekerja dengan melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa melakukan pemahar.

Kita bisa dengan mudah mendapatkan obat cacing ini di official store, Shopee, Tokopedia, apotek, minimarket, dan supermarket yang terbagi menjadi 4 varian, yaitu :

Konvermex 250 suspensi  (rasa original vanilla latte) dengan harga Rp 20.300,00

Kaplet untuk 250 dewasa dengan harga Rp 12.550,00

Konvermax 125 suspensi (rasa jeruk) untuk anak-anak dengan harga Rp 16.200,00

Kaplet 125 untuk anak-anak dengan harga Rp 12.550,00

Seneng banget gak sih kalau Konvermex ada rasa jeruknya buat anak-anak. Mamak mamak pasti happy karena anak-anak juga jadi gampang konsumsi ini. Gak perlu pake drama kalau mau ngasih obat cacing.

Nah gimana ulasan di atas? Semoga masa pandemi ini jadi pelatihan buat kita untuk mengubah pola hidup yang sehat dan bersih ya 😊

10 Comments

  1. Rina November 21, 2020 at 2:03 am

    Bukan kepikiran sih. Lebih tepatnya zaman kecil aku pernah denger juga. Anak gak bisa gemuk cacingan kali. Atau makan gak ada kenyangnya karena cacingan. Hahaha

    Gtau deh bener atau ngga. Tapi sekarang aku rutin juga minum obat cacing setidaknya 1 tahun sekali

    Reply
  2. Okti Li November 22, 2020 at 3:07 am

    Eh kebetulan sama nih. Kami selalu siapkan konvermex sepulangnya mendaki gunung. Tahu sendiri kan ya kalau saat mendaki itu kita ga bisa menjaga kebersihan semaksimal mungkin baik dalam makanan, perjalanan, air minum dll. Jadi ya kami jaga jaganya gitu kalau takut cacingan

    Reply
  3. Triyatni November 22, 2020 at 2:19 pm

    Pernah nyobain ini. Kayaknya memang harus rutin yang minum obat cacing 6 bulan sekali. Dan tentunya jaga kebersihan. Semoga aja keluarga kita bisa bebas cacingan aamiin

    Reply
  4. Ivayana November 23, 2020 at 7:58 am

    wah mau coba ah buat tahun dpan, biasanya slalu pake merk seblah, penasaran ada rasa vanilla latte nya

    Reply
  5. Re Ra November 23, 2020 at 8:25 am

    Kyaa udah lama gak denger obat cacing lagi, selain program rutinnya anak-anak dari sekolah. Yang ini kok ada rasa-rasanya, pasti anak-anak seneng lah yaa…

    Reply
  6. Ririe Khayan November 23, 2020 at 4:02 pm

    Hiyaaaaa, jaman kecil dulu ada program minum obat cacing dari puskesmas. Mungkin karena jaman itu penyakit cacingan lagi happening ya? Sampai ada program rutin ngasih obat cacing untuk anak-anak.

    Reply
  7. Ririe Khayan November 23, 2020 at 4:06 pm

    Hiyaaaaa, jaman kecil dulu ada program minum obat cacing dari puskesmas. Mungkin karena jaman itu penyakit cacingan lagi happening ya? Sampai ada program rutin ngasih obat cacing untuk anak-anak. Masih ingat obat cacingnya kala itu bentuk serbuk

    Reply
  8. Karyati Niken November 23, 2020 at 11:57 pm

    Eehhhh iya, anakku udah 8 bulan nih belum konsumsi obat cacing lagi. Kelupaaan.
    Pas baca artikel ini jadi diingatkan pentingnya konsumsi obat cacing 6 bulan sekali.

    Reply
  9. duniamasak November 24, 2020 at 2:21 am

    dulu pas kecil aku minum obat cacing, pas dewasa belum minum lagi :/ kira2 kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya ya kak? apakah tunggu ada gejala dulu atau boleh kapan saja?

    Reply
  10. Suciarti Wahyuningtyas November 24, 2020 at 2:22 am

    Aku baru ngeh ada Konvermex ini, ternyata selain untuk dewasa juga bisa untuk anak-anak juga ya mbak. Sepertinya aku sudah lama gak minum obat cacing padahal katanya yang bagus itu 6 bulan sekali ya konsumsinya.

    Reply

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *